Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Orang yang takwa memelihara persahabatan dengan lurus hati,

Gambar
  Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=f7l_k6e3zmM  Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (6:5-17)    "Sahabat yang setia, tiada ternilai, dan harganya tiada terbayar."      Tutur kata yang manis mendapat banyak sahabat, dan keramahan diperbanyak oleh lidah yang manis lembut. Mudah-mudahan banyak orang berdamai denganmu, tetapi dari antara seribu hanya satu saja menjadi penasihatmu.  Jika engkau mau mendapat sahabat, ujilah dia dahulu, dan jangan segera percaya padanya. Sebab ada orang yang bersahabat hanya selama menguntungkan, tetapi di kala engkau mendapat kesukaran, ia tidak bertahan.  Ada juga sahabat yang berubah menjadi musuh, lalu menistakan dikau dengan menceritakan percekcokanmu dengan dia. Ada lagi sahabat yang ikut serta dalam perjamuan makan, tetapi tidak bertahan pada hari kemalanganmu.  Pada waktu engkau sejahtera ia sehati sejiwa dengan dikau dan bergaul akrab dengan seisi rumahmu. Tetapi bila engkau mundur ia berb...

“ulat Bangkai Tidak Akan Mati”

Gambar
  Renungan Harian Apa Yang Dimaksud Yesus Dengan Berkata “ulat Bangkai Tidak Akan Mati” Bagi Mereka Yang Masuk Neraka? By   Indarti 28 October 2021 0 0 2 Mins Read Share Share Dalam Markus 9:48 ini, kata “neraka” diterjemahkan dari kata Yunani “gehenna”, yang merupakan nama lain untuk lembah Hinom, yang terletak tepat di luar tembok Yerusalem. Di sana sampah dan tubuh binatang dibuang ke dalam api yang terus menyala untuk melalapnya. Apa yang mungkin lolos dari api, akan dihancurkan oleh belatung, yang memakan mayat. Gehenna melambangkan tempat kehancuran total. Yesus mengajarkan di sini bahwa api neraka tidak dapat dipadamkan oleh siapa pun. Yesaya berkata, “Sesungguhnya, mereka sebagai jerami yang dibakar api; mereka tidak dapat melepaskan nyawanya dari kuasa nyala api; api itu bukan bara api untuk memanaskan diri, bukan api untuk berdiang!” (Yesaya 47:14). Jadi api yang tidak terpadamkan akan padam setelah memakan orang fasik seperti jerami. Yerusalem dibakar dengan “api ya...

Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam kerajaan Allah dengan bermata satu

Gambar
Sumber:https://amazingfacts.id Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (5:1-8)   "Jangan menunda-nunda berbalik kepada Tuhan."   Jangan mengandalkan kekayaanmu, dan jangan berkata, “Ini cukup bagiku.” Hati dan kekuatanmu jangan kauturuti untuk berlaku sesuai dengan hawa nafsumu. Jangan berkata, “Siapa berkuasa atas diriku?”  Camkanlah, Tuhan akan menghukum engkau dengan keras. Jangan berkata, “Betul aku sudah berdosa, tetapi apakah yang menimpa diriku sebab Tuhan panjang hati!”  Jangan menyangka pengampunan terjamin, sehingga engkau boleh menimbun dosa demi dosa. Jangan berkata, “Belas kasihan Tuhan memang besar. Dosaku yang banyak ini pasti diampuni-Nya.”  Sebab belas kasihan memang ada pada Tuhan tetapi kemurkaan pun ada pada-Nya, dan geram-Nya turun atas orang jahat. Jangan menunda-nunda untuk bertobat kepada Tuhan, jangan kautangguhkan dari hari ke hari.  Sebab tiba-tiba saja meletuslah kemurkaan Tuhan, dan engkau binasa pada saat hukuman. Jangan percaya pada ha...

orang sampai menyimpang, maka ia akan dibuang oleh kebijaksanaan dan diserahkan kepada kebinasaan.

Gambar
Sumber : https://www.katolikku.com Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (4:11-19) "Barangsiapa mendengarkan kebijaksanaan akan memutuskan yang adil, dan aman sentosalah kediaman orang yang mengindahkannya."     Kebijaksanaan menjunjung tinggi para anaknya dan menaruh perhatian pada orang yang mencarinya. Barangsiapa mencintai kebijaksanaan mencintai kehidupan, dan barangsiapa pagi-pagi menghadapinya akan penuh sukacita.  Barangsiapa berpaut pada kebijaksanaan mewarisi kemuliaan, dan diberkati Tuhan setiap langkahnya. Barangsiapa melayani kebijaksanaan, berbakti kepada Yang Kudus, dan barangsiapa mencintai kebijaksanaan, dicintai oleh Tuhan.  Barangsiapa mendengarkan kebijaksanaan akan memutuskan yang adil, dan aman sentosalah kediaman orang yang mengindahkannya. Jika orang percaya kepada kebijaksanaan niscaya ia mewarisinya, dan keturunannya akan tetap memilikinya.  Boleh jadi ia dituntun kebijaksanaan lewat jalan yang berbelok-belok dahulu, sehingga ia takut dan geme...

Pernahkah Tuhan meninggalkan orang yang tekun bertakwa?

Gambar
  sumber: https://resi.dehonian.or.id Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (2:1-11)     "Percayalah pada Tuhan maka Ia pun menghiraukan dikau."      Anakku, jika engkau mau mengabdi kepada Tuhan, bersiap-sedialah menghadapi pencobaan. Tabahkanlah dan teguhkanlah hatimu. Jangan gelisah pada waktu malang.  Berpautlah kepada Tuhan, jangan berpaling dari pada-Nya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu. Terimalah saja apa pun yang menimpa dirimu dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu.  Sebab emas diuji dalam api, tetapi orang yang dikasihi Tuhan diuji dalam kancah penghinaan. Percayalah pada Tuhan maka Ia pun menghiraukan dikau, ratakanlah jalanmu dan berharaplah kepada-Nya.  Kalian yang takut akan Tuhan nantikanlah belas kasihan-Nya dan jangan menyimpang, supaya kalian jangan terjatuh. Kalian yang takut akan Tuhan, percayalah pada-Nya, niscaya kalian tidak akan kehilangan ganjaran.  Kalian yang takut akan Tuhan...

“Jenis roh jahat ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa”

Gambar
Senin, 24 Februari 2025 Hari Biasa Pekan VII         https://catatanseorangofs.wordpress.com Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (1:1-10)     "Kebijaksanaan diciptakan sebelum segala-galanya."       Segala kebijaksanaan dari Tuhan asalnya, dan ada pada-Nya selama-lamanya. Pasir di laut dan tetes hujan, dan hari-hari kekekalan siapa gerangan dapat membilangnya?  Tingginya langit, luasnya bumi, dan samudera raya dan kebijaksanaan, siapa dapat menduganya? Sebelum segala-galanya kebijaksanaan sudah diciptakan, dan pengertian yang arif sejak dahulu kala. Kepada siapakah pangkal kebijaksanaan telah disingkapkan, dan siapakah mengenal segala akalnya? Hanyalah Satu yang bijaksana, teramat menggetarkan, yaitu Yang bersemayam di atas singgasana-Nya. Tuhanlah yang menciptakan kebijaksanaan, yang melihat serta membilangnya, lalu mencurahkannya atas segala buatan-Nya. Pada semua makhluk ia ada sekadar pemberian Tuhan, yang juga membagikanny...