Sebab yang diucapkan mulut meluap dari hati."
Sumber : https://www.sesawi.net Bacaan dari Kitab Putra Sirakh (27:4-7) "Jangan memuji seseorang sebelum ia berbicara." Kalau ayakan digoyang-goyangkan, maka sampahlah yang tinggal. Demikian pula keburukan manusia tinggal dalam bicaranya. Perapian menguji periuk belanga penjunan, tetapi ujian terhadap manusia terletak dalam bicaranya. Nilai ladang ditampakkan oleh buah pohon yang tumbuh di situ, demikian pula bicara orang menyatakan isi hatinya. Jangan memuji seseorang sebelum ia bicara, sebab justru itulah batu ujian manusia. Mazmur Tanggapan, do = f, 2/4, PS 829 Aku hendak memuji nama-Mu, ya Tuhan, selama-lamanya. Ayat. (Mzm 92:2-3, 13-14, 15-16) 1. Sungguh baik menyanyikan syukur kepada Tuhan, dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, yang maha tinggi, memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaanMu di waktu malam. 2. Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang...