Postingan

Menampilkan postingan dengan label Badai

"Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"

Gambar
  Sumber : https://sangsabda.wordpress.com/           Bacaan dari Surat kepada orang Ibrani (11:1-2.8-19) "Abraham menantikan kota yang dirancang dan dibangun oleh Allah sendiri." Saudara-saudara, iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.  Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.  Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.  Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.  Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah...

“Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Gambar
Sumber : https://sangsabda.wordpress.com/   Bacaan dari Kitab Kedua Samuel (12:1-7a.10-17)   "Daud mengaku telah berdosa kepada Tuhan." Pada waktu itu Daud melakukan yang jahat di hadapan Allah: ia mengambil isteri Uria menjadi isterinya; maka Tuhan mengutus Natan kepada Daud. Natan datang kepada Daud dan berkata kepadanya,  “Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin. Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi; si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain seekor anak domba betina yang masih kecil, yang dibeli dan dipeliharanya.  Anak domba itu menjadi besar bersama dengan anak-anak si miskin, makan dari suapannya, minum dari cawannya, dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya.  Pada suatu hari orang kaya itu mendapat tamu; ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing domba atau lembunya untuk dimasak bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Maka ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin...

Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"

Gambar
Sumber: https://bit.ly/3zFZm0M Bacaan dari Kitab Ayub (38:1.8-11) "Di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan." Dari dalam badai Tuhan menjawab Ayub, kata-Nya: "Siapa yang telah membendung laut dengan pintu, ketika laut itu membual ke luar dari dalam rahim samudera? Ketika Aku membuat awan menjadi pakaiannya dan kekelaman menjadi kain bedungnya? Ketika aku menetapkan batasnya, dan memasang palang serta pintu? Ketika Aku berfirman: sampai di sini engkau boleh datang dan jangan lewat, di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan!" Demikianlah sabda Tuhan Mazmur Tanggapan Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya. Ayat. (Mzm 106:23-24.25-26.28-29.30-31) 1.  Ada orang yang mengarungi laut dengan kapal, yang melakukan perdagangan di lautan luas; mereka melihat pekerjaan-pekerjaan Tuhan, dan karya-karya-Nya yang ajaib di tempat yang dalam. 2.  Tuhan berfirman, maka dibangkitkan-Nya angin badai yang meninggikan gelombang-gelo...

Yesus Meredakan Badai di Tengah Danau

Gambar
Sumber: https://sangsabda.wordpress.com/ Bacaan dari Surat kepada orang Ibrani (11:1-2.8-19) "Abraham menantikan kota yang dirancang dan dibangun oleh Allah sendiri." Saudara-saudara, iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu s...