Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jiwaku

"Jiwaku muliakan Tuhan"

Gambar
 Renungan dan Nobena Natal hari ketujuh diambil dari renungan pagi.id  Rabu, 22 Desember 2021 Hari Biasa Khusus Adven - Novena Natal Hari Ketujuh   “Hanya jiwa yang mengalami perbuatan-perbuatan besar dari Allah dapat mengagungkan dan memuji Dia sepantasnya.” (St. Beda Venerabilis)        Apabila digabungkan ke dalam perayaan Ekaristi maka sesudah Kata Pembuka oleh Imam, lalu dinyanyikan Ajakan Penantian Almasih, Madah, Mazmur dan Kidung, lalu Doa Pembuka, dan masuk ke Liturgi Sabda dari buku bacaan Misa hari yang bersangkutan. Doa Umat memakai Doa Permohonan (tanpa Bapa Kami). Sesudah Komuni dinyanyikan Kidung Maria. Selain dari itu mengikuti Buku Misa hari yang bersangkutan. Praktisnya Ritus Tobat dihilangkan sebab sudah diganti oleh Ajakan Penantian Almasih, Madah dan Mazmur - Kidung. Kalau dengan Misa, (pembuka: Ya Allah, bersegeralah...) ditiadakan, diganti Antifon Pembuka.    Pembuka * Ya Allah, bersegeralah menolong aku. * Ya...

"Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku"

Gambar
Sumber: https://bit.ly/3fznmdS Bacaan dari Kitab Nubuat Zefanya (3:14-18a) "Tuhan, Raja Israel, ada di tengah-tengahmu." Bersorak sorailah, hai puteri Sion, bergembiralah, hai Israel! Bersukacita dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu, Ia telah menebas binasa musuh-musuhmu. Raja Israel, yakni Tuhan, ada di tengah-tengahmu; Engkau tidak akan takut lagi kepada malapetaka. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem, "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lunglai! Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersukaria karena engkau, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, dan Ia bersorak gembira karena engkau seperti pada hari pertemuan raya." Demikianlah sabda Tuhan Mazmur Tanggapan Agunglah di tengah-tengahMu, yang Kudus, Allah Israel Ayat. (Yes 12:2-3.4bcd.5-6; R: 6b) 1.  Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gemeta...