Postingan

Menampilkan postingan dengan label uang

"Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon”

Gambar
  sumber : https://www.thekatolik.com Bacaan dari Kitab Amos (8:4-7)      "Peringatan terhadap orang yang membeli orang papa karena uang."       Dengarkanlah ini, hai kamu yang menginjak-injak orang miskin, dan yang membinasakan orang sengsara di negeri ini, dan yang berpikir, “Kapan pesta bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum; kapan hari Sabat berlalu, supaya kita boleh berdagang terigu; kita akan memperkecil takaran, menaikkan harga dan menipu dengan neraca palsu; kita akan membeli orang papa karena uang, dan membeli orang miskin karena sepasang kasut; kita akan menjual terigu tua.”  Beginilah Tuhan telah bersumpah demi kebanggaan Yakub, “Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan mereka!”   Mazmur Tanggapan. Pujilah Tuhan, yang mengangkat orang miskin. Ayat. (Mzm 113:1-2.4-6.7-8; Ul: 1a.7b) 1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan sela...

Wanita-wanita itu melayani seluruh rombongan dengan harta kekayaan mereka.

Gambar
sumber : https://www.sesawi.net Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius (6:2c-12)          "Hai manusia Allah, kejarlah keadilan."         Saudara terkasih, ajarkanlah dan nasihatkanlah semua ini. Jika ada orang yang mengajarkan ajaran lain, dan tidak menurut ajaran sehat, yakni ajaran Tuhan kita Yesus Kristus, dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan iman kita, dialah orang yang berlagak tahu, padahal tidak tahu apa-apa.  Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, iri hati, fitnah, dan curiga, percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berfikiran sehat, yang kehilangan kebenaran, yang mengira agama itu suatu sumber keuntungan.  Memang iman itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa apa-apa ke dalam dunia ini, dan kita pun tidak membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.  Tetapi mereka yang ingi...